SEORANG MURID PERLU MEMBANGUN DIRINYA DENGAN TUHAN

5 Mar

Bacaan Firman :
Bacalah Yudas 1:1-25, khususnya ayat 20 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan
1. Siapakah yang paling bertanggung jawab membangun manusia rohani kita? (ayat 20a).
2. Bagaimanakah cara membangun manusia rohani kita?(ayat 20b).

Kita berada di dalam pergerakan Allah yang sangat dahsyat, khususnya di dalam gereja lokal kita, yaitu PEMURIDAN. Di dalam proses pemuridan, kita diajarkan tentang bagaimana saling membangun dan bertanggung jawab antara satu dengan yang lain. Semua hal ini hanya menjadi program belaka, jika kita tidak bertanggung jawab atas hidup kita untuk membangunnya sesuai firman Tuhan. Penulis kitab Yudas mengingatkan bahwa hidup kerohanian kita harus selalu ON, ketika ia berkata ”Bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.” Jadi, jatuh bangunnya rohani seseorang tidak boleh dibebankan kepada orang lain. Memang benar kita harus saling membangun, tetapi baik atau buruknya rohani seseorang bergantung pada pribadi orangnya. Oleh karena itu, kita harus membangun diri kita di atas dasar: (1). Iman yang paling suci. Iman kita harus didasarkan pada kebenaran firman Tuhan dan bukan apa kata orang. Iman timbul dari merenungkan firman Tuhan dan juga melalui pendengaran akan firman Kristus. (2). Senantiasa berdoa dalam Roh Kudus. Manusia dengan segala kegemilangannya harus mengaku bahwa dirinya hanyalah makhluk terbatas. Manusia bisa mengetahui banyak hal, tapi tidak tahu segala hal. Terkadang tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba hati kita gundah gulana dan membuat kita menangis. Bagi orang-orang yang bukan Kristen biasanya menyebutnya sebagai firasat negatif, sedangkan orang Kristen akan menyebutnya sebagai sentakan yang lembut dari Tuhan dalam hati. Jadi, Tuhan sudah menyediakan sarana yang luar biasa efektif ini bagi orang Kristen untuk berdoa dan berkomunikasi dengan Dia. Ketika kita berdoa dalam Roh, maka Roh Kudus akan berdoa bagi kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang mengetahui apa dimaksudkan oleh roh tersebut akan memberikan kekuatan kepada kita. Mari, bangunlah diri kita lewat berdoa senantiasa dalam Roh.

Aplikasi
Kapankah terakhir kali Anda berdoa dalam Roh untuk membangun diri sendiri? Apa komitmen Anda untuk dilakukan setelah mengetahui kebenaran ini? Bagikan pengalaman Anda di komsel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: