SEORANG MURID Mengikut Tuhan.

25 Feb

Bacaan Firman
Bacalah Matius 4:18-22; 8:19-22 dan Lukas 9:57-62 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini

Pertanyaan Renungan:
1. Sebagai murid Kristus yang pertama, sikap positif apakah yang ditunjukkan oleh Petrus dan teman-temannya ketika Yesus memanggil mereka? (Matius 4:18-22).
2. Perbedaan sikap apakah yang ditunjukkan oleh kedua murid Yesus ini? (Matius 8:19-22).
3. Terhadap berbagai alasan para murid, apa jawaban paling tegas dari Yesus? (Lukas 9:57-62).

Mengikut Yesus artinya setia mengikuti Kristus dan taat melakukan firman-Nya. Ketika Yesus bertemu para nelayan, Ia berkata, "Mari, ikutlah Aku,…" Mereka pun meninggalkan jala, perahu dan ayah mereka untuk mengikuti Yesus (Matius 4:18-22). Tak ada tawar-menawar atau pertimbangan untung-rugi, mereka langsung mengikut Yesus. Banyak orang Kristen yang tidak mau mengikuti Yesus karena tidak mengutamakan panggilan Tuhan. Mereka lebih mengutamanakan hal-hal lain. Banyak contoh dalam Alkitab tentang orang-orang yang mengabaikan panggilan Tuhan atas diri mereka. Panggilan murid adalah mengikuti gurunya dan bukan yang lain. Yesus dengan tegas berkata, "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya." Ini artinya panggilan Yesus harus diutamakan.
Sebagai murid Kristus, jangan mengabaikan panggilan Tuhan dengan banyak alasan. Contoh: salah seorang murid berkata kepada Yesus, “Izinkan aku terlebih dahulu menguburkan bapaku,” (Lukas 9:59). Yang benar adalah jikalau orang tuanya meninggal, ia tidak akan ada bersama Yesus dalam kerumunan orang banyak. Itu adalah gaya bahasa Timur Tengah yang berarti dia masih perlu tetap tinggal di rumah sampai ayahnya meninggal. Jadi, Yesus menjawab, ”Setiap orang yang siap membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk kerajaan Allah,” (Lukas 9:62). Tidak salah dengan berpamitan terlebih dahulu, tapi Yesus melihat hati orang itu yang masih mendua. Menoleh ke belakang artinya masih ada kebimbangan dan pertimbangan. Mari, bayarlah harga sebagai murid Kristus demi kemuliaan Allah.

Renungan firman :
Sudahkah kita menjadi murid? Berapa banyak orang Kristen yang mengabaikan panggilan mereka? Seberapa besar keinginan Anda untuk mengikut Yesus? Bagikan pengalaman Anda di komsel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: