TAK SEKEDAR PENUNJUK WAKTU

24 Feb

Chronograph atau perpetual? Baru atau bekas? Dengan berlian atau tidak? Sebelum membeli, kenali jam tangan yang tak lagi sekedar penunjuk waktu.

1. Chronograph atau Perpetual?

Chronograph adalah istilah untuk jam tangan yang tak saja berfungsi menunjukkan waktu, namun juga menghitung durasi waktu dalam satuan detik, menit hingga jam. Chronograph sangat membantu mereka yang berprofesi sebagai atlit, pilot, hingga pembalap motor. Karena ketebalan dan sarat fungsi dan tombol ini, chronograph menjadi maskulin, dan berbau teknis. Jam ini akan mencuri perhatian bila dikenakan dengan pakaian kasual atau sporty, namun akan terlihat ‘berat’ dan mengganggu bila dikenakan saat anda ingin tampil minimalis.

Sementara itu, perpetual merupakan istilah bagi jam tangan yang mampu menunjukkan perubahan tanggal , hari, dan bulan secara otomatis. Mekanisme ini pertama kali ditemukan Abraham Louis Breguet dan digunakan pertama kali untuk jam tangan ciptaan Rolex.

2. Quartz atau Mekanis?

Jam tangan mekanis dan quartz berbeda dalam hal sumber daya mekanismenya dan nilai jual. Hal ini disebabkan tingkat kesulitan dan perangkat mekanisme jam tangan tersebut. Jam tangan mekanis (atau disebut juga jam tangan otomatis) membutuhkan keahlian khusus untuk memfungsikan rotor yang berputar sendiri tanpa tenaga batere.

Hal ini berbeda dengan jam tangan jenis Quartz. Mekanisme jam tangan ini berkaitann dengan kristal-kristal kuarsa di dalamnya yang dikendalikan batere . Keakuratan dan kemudahan menjadi keuntungan. Jam tangan quartz lebih modern disbanding mekanis. Meskipun demikian, bukan berarti jam tangan jenis mekanis bernilai jual lebih rendah Nilai jualnya justru semakin tinggi disebabkan semakin langkanya produksi jam tangan mekanis yang membutuhkan keahlian khusus dan sentuhan personal.

3. Day Watch atauEvening Watch?

Seperti terjemahan istilahnya sendiri, kedua jam tangan ini memiliki waktu pemakaian yang berbeda yakni siang dan pagi hari (day watch) dan malam hari (evening watch). Indikatornya adalah warna putih pada background jam tangan (untuk day watch) dan warna hitam pada background jam tangan (untuk evening watch). Klasifikasi ini mungkin terkesan mengada-ada (bagaimana jika background jam tangan berwarna biru?), namun ini merupakan konvensi tak tertulis di kalangan mode. Jadi bila anda berkesempatan bertemu insan sadar mode, mungkin hal terkesan sepele seperti ini patut dicermati untuk memberinya impresi.

4. Casual Watch, Sport Watch, Dress Watch?

Beberapa jenis jam tangan diciptakan untuk keperluan dan situasi yang berbeda. Casual watch, sport dan dress watch adalah tiga jenis utama yang wajib kita miliki.

Casual Watch merupakan jam tangan yang bisa anda kenakan untuk kegiatan informal sehari-hari seperti bekerja di kantor atau sekedar bepergian di dalam kota. Jam tangan ini bisa berjenis chronograph, bermodel klasik dengan tali kulit berwarna apa saja atau dengan stainless steel bracelet, hingga penutup berlogo (khusus untuk model terakhir disebutkan, sebaiknya jangan pernah dipakai ke kantor bila pakaian anda resmi).

Sport Watch dirancang untuk memudahkan anda berolahraga, bukannya membuat konsentrasi anda buyar karena menjaga jam tangan kesayangan tersebut. Dua syarat utamanya adalah tahan goncangan dan tahan air. Bila anda membutuhkan pengukur waktu untuk kegiatan olahraga, jenis chronograph akan sangat membantu. Sport watch ideal bergelangkan karet karena elastisitasnya dan kemudahan untuk membersihkan noda keringat.

Dress Watch

Untuk momen formal dan berkelas, dress watch anda harus memenuhi kriteria berikut. Pastikan model jam tangan anda sederhana dan klasik dengan background sesuai waktu acara (siang atau malam). Bila anda mengenakan jas atau tuxedo, jam tangan anda harus bertali kulit berwarna hitam.

5. Jam Tangan Dengan Berlian tak selalu lebih mahal dibanding jam tangan tanpa berlian?

Jam tangan dengan berlian memang terlihat mahal. Namun bisa saja jam tangan tanpa berlian lebih mahal. Bila anda berniat berinvestasi pada jam tangan, jangan jadikan berlian pada jam tangan sebagai patokan. Selalu tekankan model, merk, dan sertifikat jam tangan tersebut.

Jangan jadikan penampilan luar jam tangan sebagai patokan harga jam tangan. Terkadang model yang sederhana dan klasik justru lebih mahal harganya dibanding model trendi yang sarat permata. Ini berkaitan dengan potensi nilai jual yang lebih lama. Hindari membeli jam tangan berlapis emas (gold plate). Setelah bertahun-tahun nanti, jam tangan itu akan berakhir sebagai jam tangan stainless steel kekuning-kuningan. Selain itu, jam tangan mekanis akan lebih mahal harga jualnya di masa depan dibandingkan jam tangan quartz disebabkan semakin langkanya produksi jam tangan mekanis.

Jam tangan terbagi atas dua kelompok besar; jam tangan mode dan jam tangan mewah. Jam tangan mode biasanya menggunakan merk rumah mode ternama namun pengerjaan mesin jam tangannya bisa saja dilakukan di Jepang atau dengan mesin jam tangan yang cukup murah. Jam tangan mewah tak saja menawarkan fungsi dan kualitas, namun juga sejarah dan reputasi.

Kelompok apapun jam tangan yang anda beli, pastikan keaslian jam tangan tersebut dengan sertifikat yang memuat informasi waktu pembuatan jam tangan tersebut, nomor seri, dan selalu beli jam tangan di dealer resmi.

Teks : Muhammad Reza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: