Melayani dengan Hati

19 Feb

Bacaan Hari ini :
Ulangan 11:13-14 “Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,”
__________________________________________

Bagaimana Anda tahu ketika Anda sedang melayani Allah dari hati Anda?

Tanda-tanda pertama adalah antusiasme.
Ketika Anda melakukan apa yang Anda sukai, tidak seorang pun harus memotivasi Anda atau menantang Anda, Anda melakukannya untuk kesenangan belaka.
Anda tidak perlu penghargaan, atau tepuk tangan, atau Anda harus dibayar, karena Anda mau melayani dengan cara ini.

Sebaliknya juga adalah benar: Bila Anda tidak memiliki hati untuk apa yang Anda lakukan, maka Anda akan mudah putus asa.

Salah satu ciri melayani Allah dari hati Anda adalah efektivitas.
Setiap kali Anda melakukan apa yang Tuhan ingin untuk Anda lakukan, Anda mendapatkan kebaikan dan gairah kesempurnaan.
Jika Anda tidak peduli dengan tugas Anda, tidak mungkin bahwa Anda akan unggul dalam hal itu.

Di sisi lain, Anda melihat orang lain berprestasi dalam bidang apapun namun mereka melakukannya karena nafsu, bukan kewajiban atau keuntungan.

Kita semua pernah mendengar orang berkata, “Aku mengambil pekerjaan yang Aku benci untuk membuat dan mengumpulkan banyak uang, sehingga suatu hari nanti aku bisa berhenti dan melakukan apa yang saya sukai.”
Itu kesalahan besar…
Jangan sia-siakan hidup Anda dengan pekerjaan yang tidak mengekspresikan hati Anda.

Ingat, hal terbesar dalam hidup adalah bukan soal uang namun makna hidup jauh lebih penting daripada uang.
Orang terkaya di dunia pernah berkata, “Hidup sederhana dengan takut akan Allah adalah lebih baik dari kehidupan yang kaya dengan satu ton sakit kepala.” (Amsal 15:16 MSG)

Jangan puas dengan mencapai “kehidupan yang baik”, karena kehidupan yang baik tidak cukup baik.
Pada akhirnya, itu tidak memuaskan.
Anda memiliki banyak hal untuk hidup, dan masih memiliki alasan untuk hidup.
Sekali lagi bukan untuk “kehidupan lebih baik” yang kita kejar, namun untuk bisa melayani Tuhan dengan cara yang bisa mengekspresikan hati Anda.
__________________________________________

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 25; Markus 1:23-45
__________________________________________

Cari tahu apa yang Anda sukai, untuk itulah Allah mengaruniakan hati kepada Anda, dan kemudian lakukan untuk kemuliaan-Nya!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
_________________________________________

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: