ALKITAB EFESUS

7 Feb

Penulis          : Paulus
Tema             : Kristus dan Gereja
Tanggal Penulisan: Sekitar 62 M

Latar Belakang
~~~~~~~~~~~~~~
Surat Efesus merupakan salah satu puncak dalam penyataan alkitabiah dan menduduki tempat yang unik di antara surat-surat Paulus. Surat ini tidak ditulis sebagai jawaban terhadap suatu kontroversi doktrinal atau persoalan pastoral seperti banyak surat lain, sebaliknya Efesus memberikan kesan akan luapan penyataan yang melimpah sebagai hasil dari kehidupan doa pribadi Paulus. Paulus menulis surat ini ketika dipenjara karena Kristus (Ef 3:1; Ef 4:1; Ef 6:20), kemungkinan besar di Roma. Ada banyak persamaan di antara surat ini dengan surat Kolose dan mungkin ditulis tidak lama sesudah surat Kolose.  Kedua surat ini mungkin dibawa secara serentak ke tujuannya oleh seorang kawan sekerja Paulus yang bernama Tikhikus (Ef 6:21; bd. Kol 4:7).

Kepercayaan umum ialah bahwa Paulus menulis surat ini dengan maksud agar sidang pembaca akan lebih luas daripada jemaat di Efesus saja — mungkin surat ini ditulisnya sebagai surat edaran untuk gereja-gereja di seluruh propinsi Asia. Pada mulanya mungkin setiap jemaat di Asia Kecil menyisipkan namanya sendiri di Ef 1:1, sebagai bukti relevansi amanatnya yang mendalam bagi semua gereja Yesus Kristus yang sejati. Banyak orang mengira surat Efesus ini adalah surat kepada jemaat di Laodikea yang disebut Paulus dalam Kol 4:16.
Garis Besar
~~~~~~~~~~~
Salam Kristen
(Ef 1:1-2)
I.  Ajaran yang Penuh Kuasa — Penebusan Orang Percaya
(Ef 1:3-3:21)
A. Keutamaan Kristus dalam Penebusan
(Ef 1:3-14)
1. Keutamaan-Nya Dalam Rencana Bapa
(Ef 1:3-6)
2. Keutamaan-Nya Dalam Partisipasi Orang Percaya
(Ef 1:7-12)
3. Keutamaan-Nya Dalam Penerapan Roh Kudus
(Ef 1:13-14)
\\Doa\\: Agar Orang Percaya Memperoleh Penerangan Rohani
(Ef 1:15-23)
B. Hasil-Hasil Penebusan Dalam Kristus
(Ef 2:1-3:21)
1. Membebaskan Kita dari Dosa dan Kematian kepada Hidup Baru
di Dalam Kristus
(Ef 2:1-10)
2. Memperdamaikan Kita dengan Orang Lain yang Sedang Diselamatkan
(Ef 2:11-15)
3. Mempersatukan Kita Dalam Kristus di Dalam Satu Rumah Tangga
(Ef 2:16-22)
4. Menyatakan Hikmat Allah Melalui Gereja
(Ef 3:1-13)
\\Doa\\: Agar Orang Percaya Memperoleh Kepuasan Rohani
(Ef 3:14-21)
II. Pengarahan-Pengarahan Praktis — Kehidupan Orang Percaya
(Ef 4:1-6:20)
A. Hidup Baru Orang Percaya
(Ef 4:1-5:21)
1. Selaras dengan Maksud Allah bagi Gereja
(Ef 4:1-16)
2. Hidup Baru yang Kudus
(Ef 4:17-5:7)
3. Hidup Sebagai Anak-Anak Terang
(Ef 5:8-14)
4. Hati-Hati dan Penuh dengan Roh
(Ef 5:15-21)
B. Hubungan Rumah Tangga Orang Percaya
(Ef 5:22-6:9)
1. Suami dan Istri
(Ef 5:22-33)
2. Anak-Anak dan Orang-Tua
(Ef 6:1-4)
3. Hamba dan Tuan
(Ef 6:5-9)
C. Peperangan Rohani Orang Percaya
(Ef 6:10-20)
1. Sekutu Kita — Allah
(Ef 6:10-11a)
2. Musuh Kita — Iblis dan Pasukannya
(Ef 6:11-12)
3. Perlengkapan Kita — Senjata Allah
(Ef 6:13-20)
Penutup
(Ef 6:21-24)
Tujuan
~~~~~~
Tujuan Paulus dalam menulis surat ini tersirat dalam Ef 1:15-17. Dengan tekun ia berdoa sambil merindukan agar para pembacanya bertumbuh dalam iman, kasih, hikmat, dan penyataan Bapa yang mulia. Dia sungguh-sungguh menginginkan agar hidup mereka layak di hadapan Tuhan Yesus Kristus (mis. Ef 4:1-3; Ef 5:1-2). Oleh karena itu, Paulus berusaha untuk menguatkan iman dan dasar rohani mereka dengan menyatakan kepenuhan maksud kekal Allah dari penebusan “dalam Kristus”(Ef 1:3-14; Ef 3:10-12) untuk gereja (Ef 1:22-23; Ef 2:11-22; Ef 3:21; Ef 4:11-16; Ef 5:25-27) dan untuk setiap orang (Ef 1:15-21; Ef 2:1-10; Ef 3:16-20; Ef 4:1-3,17-32; Ef 5:1-6:20).

Survai
~~~~~~
Secara paling sederhana PB terdiri atas dua tema dasar:

(1) bagaimana kita ditebus oleh Allah, dan

(2) bagaimana kita harus hidup sebagai umat tertebus itu.

Pasal 1-3 (Ef 1:1-3:21) secara umum membahas tema yang pertama, sedangkan pasal 4-6 (Ef 4:1-6:24) difokuskan pada yang kedua.

(1) Pasal 1-3 (Ef 1:1-3:21) dimulai dengan suatu paragraf pembukaan yang merupakan salah satu nas yang paling dalam di Alkitab (Ef 1:3-14).  Kidung penebusan yang sangat indah ini menaikkan pujian karena Bapa telah memilih, menentukan dan mengangkat kita sebagai anak-anak-Nya (Ef 1:3-6), karena Putra yang menebus kita dengan darah-Nya (Ef 1:7-12), dan karena Roh Kudus sebagai meterai dan jaminan warisan kita (Ef 1:13-14). Di bagian ini Paulus menekankan bahwa dalam penebusan karena kasih karunia oleh iman, Allah memperdamaikan kita dengan diri-Nya (Ef 2:1-10) dan dengan sesama umat tertebus (Ef 2:11-15), dan sedang mempersatukan kita di dalam Kristus dalam satu tubuh, yaitu gereja (Ef 2:16-22). Tujuan penebusan adalah “mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu baik yang di sorga maupun yang di bumi,” (Ef 1:10).

(2) Pasal 4-6 (Ef 4:1-6:24) pada umumnya terdiri atas arahan-arahan praktis bagi gereja mengenai tuntutan penebusan di dalam Kristus atas kehidupan pribadi dan kehidupan bersama kita.

Di antara 35 pengarahan yang diberikan dalam surat ini mengenai bagaimana seorang tertebus harus hidup, ditekankan tiga kategori luas.

(1) Orang percaya dipanggil kepada suatu kehidupan baru yang murni dan terpisah dari dunia. Mereka dipanggil untuk “kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya” (Ef 1:4), “menjadi bait Allah yang kudus” (Ef 2:21), “hidup … berpadanan dengan panggilan (mereka) itu” (Ef 4:1), “mencapai … kedewasaan penuh” (Ef 4:13), hidup “di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Ef 4:24), “hiduplah di dalam kasih” (Ef 5:2; bd. Ef 3:17-19), dan menjadi kudus “dengan … firman” (Ef 5:26) agar Kristus bisa memperoleh “jemaat … tanpa cacat atau kerut … kudus dan tidak bercela” (Ef 5:27).

(2) Orang percaya dipanggil kepada suatu cara hidup baru dalam hubungan keluarga dan kerja (Ef 5:22-6:9). Semua hubungan ini hendaknya dikuasai oleh prinsip-prinsip yang menandai orang percaya berbeda sekali dari masyarakat sekular di mana mereka hidup.

(3) Akhirnya, orang percaya dipanggil untuk tetap berdiri teguh terhadap semua rencana jahat Iblis dan terhadap “roh-roh jahat di udara” yang hebat sekali (Ef 6:10-20).
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Lima ciri utama menandai surat ini.

(1) Penyingkapan kebenaran teologis akbar dalam pasal 1-3 (Ef 1:1-3:21) dihentikan sejenak oleh dua doa rasuli yang paling berkuasa dalam PB: yang pertama memohon hikmat dan wahyu dalam pengenalan akan Allah (Ef 1:15-23); yang kedua berfokus pada mengenali kasih, kuasa, dan kemuliaan Allah (Ef 3:14-21).

(2) “Di dalam Kristus”, sebuah istilah Paulus yang sangat berbobot (dipakai 160 kali dalam surat-surat Paulus) secara khusus menonjol dalam surat ini (sekitar 36 kali). “Setiap berkat rohani” dan setiap persoalan praktis dalam hidup ini berhubungan dengan perihal berada “di dalam Kristus”.

(3) Maksud dan tujuan abadi Allah bagi gereja ditekankan dalam surat Efesus.

(4) Beraneka segi dari peranan Roh Kudus di dalam kehidupan Kristen ditekankan (Ef 1:13-14,17; Ef 2:18; Ef 3:5,16,20; Ef 4:3-4,30; Ef 5:18; Ef 6:17-18).

(5) Surat Efesus kadang-kadang dianggap sebagai “surat kembar” dengan Kolose, karena persamaan dalam isi dan ditulis kira-kira pada waktu yang sama (bd. Garis Besar kedua surat itu).

Advertisements

2 Responses to “ALKITAB EFESUS”

  1. HENDRIK SEPTEMBERNARD NGADDI 10/08/2013 at 6:40 PM #

    Terima kasih atas informasi yang bermanfaat bagi saya, demi meningkatkan pemahaman tentang Alkitab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: