ALKITAB 3 YOHANES

7 Feb

Penulis          : Yohanes
Tema             : Bertindak Dengan Setia
Tanggal Penulisan: 85-95 M

Latar Belakang
~~~~~~~~~~~~~~
Yohanes, rasul yang dikasihi, sekali lagi menyebut dirinya “penatua” (ayat 3Yoh 1:1; Lihat “PENDAHULUAN SURAT 2YOHANES”   08253). Surat pribadi ini dialamatkan kepada seorang percaya yang setia bernama Gayus (ayat 3Yoh 1:1), barangkali anggota jemaat di salah satu gereja di daerah Asia Kecil.  Seperti halnya surat Yohanes yang lain, surat ini kemungkinan besar ditulis dari Efesus pada bagian akhir tahun 80-an atau awal 90-an.

Mendekati akhir abad pertama Masehi, para pekerja keliling dari kota ke kota pada umumnya memperoleh sokongan dari orang percaya setempat dengan ditampung dan kemudian dibekali untuk meneruskan perjalanan mereka (ayat 3Yoh 1:5-8; bd. 2Yoh 1:10). Gayus merupakan salah seorang Kristen setia yang dengan murah hati menyokong dan menampung para pekerja keliling ini (ayat 3Yoh 1:1-8). Akan tetapi, ada seorang pemimpin bernama Diotrefes yang dengan sifat sombong menentang wibawa Yohanes dan menolak untuk menerima saudara-saudara seiman yang diutus Yohanes.
Garis Besar
~~~~~~~~~~~
Salam Kristen
(3Yoh 1:1)
I.  Pujian bagi Gayus
(3Yoh 1:2-8)
A. Karena Kesehatan Rohaninya
(3Yoh 1:2)
B. Karena Hidup Dalam Kebenaran
(3Yoh 1:3-4)
C. Karena Kesediaan Menerima Saudara-Saudara yang Dalam Perjalanan
(3Yoh 1:5-8)
II. Nasihat untuk Gayus
(3Yoh 1:9-12)
A. Mengenai Contoh Jelek Diotrefes
(3Yoh 1:9-11)
B. Mengenai Teladan Baik Demetrius
(3Yoh 1:12)
Penutup
(3Yoh 1:13-14)
Tujuan
~~~~~~
Yohanes menulis surat ini untuk memuji Gayus atas kesetiaannya menyediakan tumpangan dan bantuan bagi para pekerja keliling yang dapat diandalkan, serta mengingatkan si pemberontak Diotrefes secara tidak langsung dan mempersiapkan jalan untuk kunjungannya sendiri.

Survai
~~~~~~
Ada tiga orang yang disebut namanya di dalam surat ini.

(1) Gayus yang dipuji dengan hangat atas perilaku hidupnya yang saleh di dalam kebenaran (ayat 3Yoh 1:3-4) serta teladannya menyediakan tumpangan bagi saudara seiman yang berkeliling (ayat 3Yoh 1:5-8).

(2) Diotrefes, seorang pemimpin yang bersifat diktator, dikecam karena kesombongannya (“ingin menjadi orang terkemuka”, ayat 3Yoh 1:9) beserta manifestasinya: menolak surat Yohanes yang dikirim sebelumnya (ayat 3Yoh 1:9), memfitnah Yohanes, menolak untuk menerima utusan-utusan Yohanes dan mengancam akan mengucilkan orang yang menerima mereka (ayat 3Yoh 1:10).

(3) Demetrius, yang mungkin pembawa surat ini atau seorang gembala sidang dalam suatu masyarakat sekitar situ, dipuji sebagai seorang yang mempunyai reputasi baik dan setia kepada kebenaran (ayat 3Yoh 1:12).
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Dua ciri utama menandai surat ini.

(1) Sekalipun singkat, surat ini memberikan pengertian mengenai beberapa segi sejarah gereja mula-mula menjelang akhir abad pertama.

(2) Terdapat beberapa persamaan mencolok di antara 2 Yohanes dengan surat ini. Meskipun demikian, kedua surat tersebut berbeda dalam satu aspek penting: 3 Yohanes menganjurkan penyediaan tumpangan dan bantuan bagi pekerja keliling yang dapat dipercaya, sedangkan 2 Yohanes mendorong agar tumpangan dan dukungan tidak disediakan bagi pekerja yang tidak dapat dipercaya sehingga orang percaya tidak dituduh mendukung perbuatan jahat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: