ALKITAB 1 SAMUEL

7 Feb

Penulis          : Tidak Diketahui
Tema             : Kerajaan Teokratis
Tanggal Penulisan: Akhir abad ke-10 SM

Latar Belakang
~~~~~~~~~~~~~~
Di PL Ibrani, 1 dan 2 Samuel merupakan satu kitab. Keduanya diberi nama menurut nabi Samuel, tokoh yang sangat dihormati sebagai seorang pemimpin rohani Israel yang tangguh dan yang dipakai Allah untuk mengatur kerajaan teokratis. 1 Samuel meliputi hampir seratus tahun sejarah Israel — dari kelahiran Samuel hingga wafatnya Saul (sekitar 1105-1010 SM) — dan merupakan mata rantai sejarah yang utama di antara masa para hakim dengan raja Israel yang pertama. 2 Samuel terutama membahas raja Daud sedangkan 1 Samuel meliput tiga peralihan utama dalam kepemimpinan nasional: dari Eli ke Samuel, dari Samuel ke Saul, dan dari Saul ke Daud.

Masalah kepenulisan mencakup 1 dan 2 Samuel sebagai satu karya tunggal. Karena sebagian 1 Samuel dan seluruh 2 Samuel ditulis setelah kematiannya, Samuel hanya menjadi salah satu penulis penyumbang (bd. 1Sam 10:25). Karya terakhir ditulis oleh seorang sejarahwan dan nabi yang terilham yang memakai beberapa sumber, termasuk catatan-catatan Samuel (bd. 2Sam 1:18; 1Taw 27:24; 1Taw 29:29); identitas sejarahwan terilham ini tidak kita kenal.  Kemungkinan besar kitab ini diselesaikan tidak lama sesudah tahun 930 SM, karena 1 Samuel tampaknya menunjuk kepada pecahnya kerajaan (1Sam 27:6) dan 2 Samuel berakhir dengan hari-hari terakhir Daud.
Garis Besar
~~~~~~~~~~~
I.  Samuel: Seorang Nabi yang Menjadi Pemimpin Israel
(1Sam 1:1-8:22)
A. Kelahiran Seorang Nabi yang Menjadi Pemimpin
(1Sam 1:1-2:11)
1. Kesusahan dan Permohonan Hana
(1Sam 1:1-18)
2. Putra Hana yang Menjadi Nabi
(1Sam 1:19-28)
3. Nyanyian Hana yang Bersifat Nubuat
(1Sam 2:1-11)
B. Keburukan Kepemimpinan yang Lama
(1Sam 2:12-36)
C. Peralihan dari Eli ke Samuel
(1Sam 3:1-6:21)
1. Panggilan Samuel Sebagai Nabi
(1Sam 3:1-21)
2. Hukuman atas Keluarga dan Pelayanan Eli
(1Sam 4:1-22)
3. Tabut Dirampas dan Dikembalikan
(1Sam 5:1-6:21)
D. Kebangunan Rohani di Bawah Pimpinan Samuel
(1Sam 7:1-17)
E. Israel Menuntut Seorang Raja
(1Sam 8:1-22)
1. Israel Menolak Putra-Putra Samuel Sebagai Pemimpin
(1Sam 8:1-5)
2. Israel Menolak Allah sebagai Raja
(1Sam 8:6-22)
II. Saul: Raja Pertama Israel
(1Sam 9:1-15:35)
A. Peralihan dari Samuel ke Saul
(1Sam 9:1-12:25)
1. Pemilihan Saul
(1Sam 9:1-27)
2. Samuel Mengurapi Saul
(1Sam 10:1-27)
3. Kemenangan Saul atas Orang Amon
(1Sam 11:1-11)
4. Samuel Membaharui Jabatan Raja di Gilgal
(1Sam 11:12-15)
5. Amanat Perpisahan Samuel
(1Sam 12:1-25)
B. Pemerintahan-Saul yang Mula-Mula
(1Sam 13:1-15:35)
1. Peperangan dan Kebodohan Saul
(1Sam 13:1-14:52)
2. Ketidaktaatan dan Penolakan Saul
(1Sam 15:1-35)
III.Daud: Penantian Orang yang Diurapi
(1Sam 16:1-31:13)
A. Samuel Mengurapi Daud
(1Sam 16:1-13)
B. Allah Mengangkat Roh-Nya dari Saul
(1Sam 16:14-23)
C. Daud Bertempur Melawan Goliat
(1Sam 17:1-58)
D. Daud di Istana Saul
(1Sam 18:1-19:17)
1. Daud dan Yonatan
(1Sam 18:1-4)
2. Daud Melayani Saul
(1Sam 18:5-16)
3. Daud Menikahi Mikhal
(1Sam 18:17-28)
4. Saul Takut akan Daud dan Berusaha Membunuhnya
(1Sam 18:29-19:17)
E. Daud Dalam Pengasingan
(1Sam 19:18-31:13)
1. Daud dengan Samuel
(1Sam 19:18-24)
2. Daud Dilindungi Yonatan
(1Sam 20:1-42)
3. Daud Dibantu Imam Ahimelekh
(1Sam 21:1-9)
4. Daud di Gat
(1Sam 21:10-15)
5. Sejumlah Orang Buangan Berpihak Kepada Daud
(1Sam 22:1-26:25)
6. Daud Bersembunyi di Filistia
(1Sam 27:1-30:31)
7. Kematian Saul
(1Sam 31:1-13)
Tujuan
~~~~~~
1 Samuel menguraikan titik peralihan yang kritis dalam sejarah Israel dari kepemimpinan para hakim kepada pemerintahan seorang raja. Kitab ini menyatakan ketegangan di antara pengharapan bangsa itu akan seorang raja (seorang pemimpin yang lalim, “seperti pada segala bangsa-bangsa lain,” 1Sam 8:5) dan pola teokratis Allah, dengan Allah sebagai Raja mereka. Kitab ini menunjukkan dengan jelas bahwa ketidaktaatan Saul dan pelanggarannya terhadap tuntutan-tuntutan teokratis jabatannya membuat Allah menolak dan menggantikannya sebagai raja.

Survai
~~~~~~
Isi 1 Samuel berfokus pada tiga pemimpin penting nasional: Samuel, Saul, dan Daud.

(1) Samuel adalah hakim terakhir dan yang pertama memegang jabatan nabi (sekalipun dia bukan nabi yang pertama, bd. Ul 34:10; Hak 4:4). Sebagai seorang yang amat saleh dan berkarunia nubuat, Samuel

(a) dengan bijaksana memimpin Israel kepada kebangunan ibadah yang sejati (pasal 7; 1Sam 7:1-17),

(b) meletakkan landasan yang memberikan para nabi kedudukan yang layak di Israel (1Sam 19:20; bd. Kis 3:24; Kis 13:20; Ibr 11:32), dan

(c) dengan jelas mendirikan kerajaan itu sebagai suatu kerajaan teokratis (1Sam 15:1,12,28; 1Sam 16:1). Pentingnya Samuel sebagai pemimpin rohani umat Allah selama masa perubahan besar dalam sejarah Israel digolongkan sebagai nomor dua setelah pentingnya Musa pada masa keluaran.

(2) Saul menjadi raja pertama Israel karena bangsa itu menuntut seorang raja “seperti pada segala bangsa-bangsa lain” (1Sam 8:5,20). Saul dengan cepat menunjukkan bahwa secara rohani ia tidak cocok untuk memangku jabatan teokratis itu; karena itu dia kemudian ditolak oleh Allah (pasal 13, 15; 1Sam 13:1-22; 1Sam 15:1-35).

(3) Daud, pilihan berikutnya untuk mewakili Allah sebagai raja, diurapi oleh Samuel (pasal 16; 1Sam 16:1-23). Daud menolak untuk merebut takhta Saul dengan kekerasan atau pemberontakan melainkan menyerahkan kenaikan pangkatnya kepada Allah. Sebagian besar pasal 19-30 (1Sam 19:1-30:31) menguraikan baik pelarian Daud dari Saul yang iri secara membabi buta maupun kesabaran Daud dalam menantikan Allah untuk bertindak pada waktu yang ditentukan-Nya. Kitab ini diakhiri dengan kematian Saul yang menyedihkan (pasal 31; 1Sam 31:1-13).
Ciri-ciri Khas
~~~~~~~~~~~~~~~
Enam ciri utama menandai 1 Samuel.

(1) Kitab ini dengan jelas menyajikan standar-standar kudus Allah bagi kerajaan Israel. Para raja Israel harus menjadi pemimpin yang tunduk kepada Allah selaku Raja sesungguhnya atas bangsa itu, menaati hukum-hukum-Nya dan membiarkan dirinya dibimbing dan ditegur oleh penyataan-Nya melalui para nabi.

(2) Kitab ini mencatat dasar bagi permulaan pentingnya jabatan nabi di Israel sebagai sederajat secara rohani dengan jabatan imam. Kitab ini memuat beberapa rujukan pertama dalam PL kepada sekelompok nabi (1Sam 10:5; 1Sam 19:18-24).

(3) Pertama Samuel menekankan pentingnya doa dan kuasanya (1Sam 1:10-28; 1Sam 2:1-10; 1Sam 7:5-10; 1Sam 8:5-6; 1Sam 9:15; 1Sam 12:19-23), Firman Allah (1Sam 1:23; 1Sam 9:27; 1Sam 15:1,10,23), dan Roh nubuat (1Sam 2:27-36; 1Sam 3:20; 1Sam 10:6,10; 1Sam 19:20-24; 1Sam 28:6).

(4) Kitab ini berisi informasi biografis yang kaya dan wawasan mengenai tiga pemimpin penting Israel — Samuel (pasal 1-7; 1Sam 1:1-7:17), Saul (pasal 8-31; 1Sam 8:1-31:13), dan Daud (pasal 16-31; 1Sam 16:1-31:13).

(5) Kitab ini penuh dengan kisah-kisah Alkitab yang terkenal, misalnya Allah berbicara kepada Samuel muda (pasal 3; 1Sam 3:1-21), Daud dan Goliat (pasal 17; 1Sam 17:1-58), Daud dan Yonatan (pasal 18-20; 1Sam 18:1-20:43), iri hati dan ketakutan Saul akan Daud (pasal 18-30; 1Sam 18:1-30:31), dan Saul serta perempuan pemanggil arwah di En-Dor (pasal 28; 1Sam 28:1-25).

(6) Kitab ini merupakan sumber dari istilah-istilah yang sering kali dipakai: “Ikabod” yang artinya “tanpa kemuliaan,” karena “telah lenyap kemuliaan dari Israel” (1Sam 4:21); “Eben-Haezer” yang artinya “batu pertolongan,” karena “Sampai di sini Tuhan menolong kita” (1Sam 7:12); dan “Hidup raja!” (1Sam 10:24). Kitab ini juga merupakan kitab PL pertama yang memakai istilah “Tuhan semesta alam” (mis. 1Sam 1:3).

Penggenapan dalam Perjanjian Baru
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
1 Samuel mencatat dua lambang kenabian tentang pelayanan Yesus sebagai nabi, imam, dan raja.

(1) Sebagai nabi dan imam yang menjadi wakil utama Allah kepada Israel, Samuel melambangkan pelayanan Yesus yang sebagai nabi dan imam menjadi wakil terutama Allah kepada Israel.

(2) Daud — lahir di Betlehem, seorang gembala dan raja yang diurapi Allah dan yang mengabdi kepada maksud-maksud Allah bagi angkatannya (Kis 13:36) — menjadi lambang utama PL dan pendahulu raja Mesias Israel. PB menyebut Yesus Kristus sebagai “Anak Daud” (mis. Mat 1:1; Mat 9:27; Mat 21:9), “keturunan Daud” (Rom 1:3), dan “tunas, yaitu keturunan Daud” (Wahy 22:16).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: