Mempersiapkan Usaha Menjadi Bisnis Franchise

19 Jan

Banyak keuntungan didapat pebisnis dengan jalan mewaralabakan usaha yang dijalankan. Diantaranya usaha semakin terbuka untuk berkembang tanpa harus mengeluarkan investasi dan biaya operasional yang terlalu tinggi karena sudah ditalangi oleh franchisee. Belum lagi peluang untuk mendapatkan franchisee fee dan royalti fee dari franchisee.

Hanya saja tidak gampang menjadikan sebuah usaha menjadi bisnis franchise. Apalagi untuk dapat bersaing dalam skala internasional. Seperti diuraikan dalam sebuah konsultasi waralaba dengan salah satu ahlinya di entrepreneur.com. Meskipun tidak baku secara hukum, namun banyak persyaratan penting harus dipersiapkan.

Pertama dalam bidang legal, pebisnis calon franchisor harus mempersiapkan standar operasional bisnis franchise yang akan dijalankan. Untuk ditawarkan di Amerika Serikat misalnya, sebuah bisnis harus memiliki dokumen bernama Uniform Franchise Offering Circular (UFOC) yang disyaratkan untuk semua perusahaan oleh Federal Trade Commission.

Dalam hal akuntansi, usaha yang akan dikembangkan dengan franchise memerlukan persiapan laporan keuangan yang telah diaudit. Ini merupakan salah satu persyataran dalam masalah legal sebelumnya, dalam arti masalah legal tidak akan terpenuhi tanpa aktivitas ini. Pebisnis disuruh memilih apakah men-set up perusahaan lain untuk mengadopsi sistem yang telah dibuat atau ingin menggunakan perusahaan yang telah dimiliki untuk di-franchise-kan.

Ketiga adalah sistem. Hati dan jiwa dari kesuksesan sebuah bisnis franchise adalah sistem yang dimiliki. Pebisnis butuh untuk mengembangkan dan melengkapi dokumen sistem yang akan digunakan untuk menjalankan bisnis franchise secara sukses. Pebisnis perlu mengembangkan program training bagi para franchisee agar sukses sebagai operator.

Pebisnis akan butuh membuat perencanaan pemasaran secara formal sehingga para franchisee baru akan menggunakannya untuk men-drive konsumen pada unit-unit mereka.Pebisnis juga butuh untuk mendisain sistem penjualan yang dapat digunakan untuk merekrut franchisee pada perusahaan franchise pebisnis. Di sini lah puncak pekerjaan untuk mendapatkan semua sistem ter-set up dan siap dijalankan. Jika dibutuhkan untuk ini bisa menggunakan jasa konsultan untuk mendampingi.

Mindset merupakan satu yang paling penting dimiliki pebisnis agar berhasil menjadi franchisor sukses adalah memiliki fokus yang bagus dan juga sikap. Pada bisnis pebisnis yang sudah ada, pebisnis adalah bos, memiliki karyawan dan kemungkinan mengerjakan apa yang telah diperintahkan tanpa ada perlawanan. Namun franchisee banyak berbeda dengan karyawan dan yang pebisnis butuhkan adalah membuat yakin untuk tidak memperlakukan mereka seperti karyawan. Franchisor yang sukses menggunakan banyak bujukan untuk mendapatkan franchisee ketimbang mengeluarkan order. Ini tidak cepat dan efisien tapi pebisnis akan menemukan banyak perlawanan dari francisee jika tidak melakukan jalan ini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: